Runway Bandara Abreso Capai 3.600 Meter

RANSIKI, papuabaratnews.co Kapasitas runway (Landasan pacu) menjadi salah satu infrastruktur wajib untuk menentukan kualitas dan kelancaran lalu lintas pesawat di bandara.

Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) mengklaim landasan pacu untuk Bandara Abreso yang terletak di Distrik Ransiki, mencapai 3.600 meter.

“Sekarang mau lakukan penimbunan runway. Kita mulai timbun 800 sekian meter kiri dan kanan,” ujar Bupati Mansel Markus Waran saat dikonfirmasi awak media di lokasi bandara, Selasa (2/3/2021).

Bupati menjelaskan, luas lahan yang disediakan oleh pemerintah kabupaten untuk lokasi bandara secara keseluruhan mencapai 400 hektar. Bandara Abreso menjadi salah satu bandara penyangga dari Bandara Rendani Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat.

“Alokasi anggaran bertahap. Awalnya Rp10 miliar, lalu Rp1 miliar sekian, sekarang Rp10 miliar lagi untuk penimbunan runway,” jelas Waran.

Selain pemerintah kabupaten, sambung dia, pembangunan Bandara Abreso juga mendapat sokongan anggaran dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

“Kalau runway selesai, aspal dan lainnya itu kewenangan Kementrian Perhubungan,” tutur dia.

Ia berharap, pembangunan Bandara Abreso berjalan dengan lancar agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah setempat. Beberapa waktu lalu, pihak maskapai Garuda telah berkomunikasi dengan Koperasi Ebersut terkait penggunaan kargo ekspor kakao ke beberapa negara.

“Kalau bandara su selesai, mau kargo mau cokelat batangan, kita siap kirim,” ucap Waran.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Mansel Yus Srimaryoso menuturkan, pembangunan Bandara Abreso masuk dalam prioritas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama 19 bandara lainnya di Indonesia.

“Kalau di pusat, kita sudah sampai ke Bappenas. Kita masuk di 20 bandara prioritas,” katanya.

Ia mengakui, pemerintah pusat serta provinsi rutin mengucurkan bantuan dalam proses pembangunan Bandara Abreso. Bahkan 2020 lalu, Pemprov Papua Barat menggelontorkan Rp3,6 miliar untuk pembiayaan sistem drainase Bandara Abreso. Dan, masterplan Bandara Abreso sudah ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya.

“Tahun 2021 ini ada kelanjutan pembangunan drainase dan pagar,” ungkapnya.

Ia menerangkan, total anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan Bandara Abreso masih menunggu rampungnya penyusunan Rancangan Teknik Terinci (RTT).

“Nanti di dokumen RTT ada rinciannya. Pertengahan 2021 ini selesai. Nanti di situ bunyi semua. Untuk sisi darat berapa anggarannya, udara berapa, terus untuk fasilitas pendukung serta total anggaran yang dibutuhkan,” pungkasnya.(PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 3 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: