SPN Mansel Dipastikan Dibangun Tahun Ini

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dipastikan akan mulai dikerjakan pada pertengahan tahun ini.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Biro (Karo) Logistik Polda Papua Barat Kombes Pol Sigit Kusmarjoko ketika ditemui awak media usai mengikuti kegiatan Ekspose Persiapan Penelitian Tim Terpadu dalam rangka Permohonan pelepasan kawasan hutan untuk Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah di Kabupaten Manokwari Selatan, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Manokwari, Selasa (23/3/2021).

“Intinya tahun ini sudah mulai pembangunannya. Selama ini kita masih terkendala di beberapa persoalan seperti Sertifikat lahan dan hasil kerja Tim Terpadu,” ujarnya.

Menurut Kombes Sigit, berdasarkan hasil konsultasi dengan Tim Terpadu dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihaknya mendapatkan jawaban tentang adanya kemudahan dalam menjalankan proses pembangunan. Kemudahan tersebut diberikan melalui dispensasi karena tingkat urgensi dan keterdesakan pembangunan yang sudah diprogramkan oleh pemerintah.

“Kami akan segera buatkan surat dispensasi ke Pak Bupati untuk disampaikan ke Kementerian LHK,” kata dia.

Dia menuturkan, dengan adanya kemudahan yang didapatkan melalui adanya dispensasi tersebut maka dalam beberapa waktu ke depan pihaknya akan melanjutkan tahapan yang sudah berjalan selama ini dengan mengadakan lelang konstruksi.

“Satu atau dua bulan ke depan kita akan lakukan tahapan lelang konstruksi,” lanjut dia.

Dijelaskan, anggaran awal yang disiapkan untuk pembangunan SPN Mansel semula disiapkan sebesar Rp105 Milyar. Akan tetapi karena terlambat dalam proses pembangunan, maka anggaran tersebut dikenai Refocusing sehingga turun menjadi senilai Rp 80 milyar.

“Itu untuk pembangunan tahap awal. Karena kalau untuk pembangunan SPN yang ideal bisa mencapai Rp 500 milyar,” ucap Kombes Sigit.

“Mudah-mudahan surat dispensasinya bisa cepat supaya kami bisa urus sertifikatnya. Kalau ada sertifikat, kita bisa jalan pengerjaannya. Kalau tidak ada, repot juga nantinya,” sambungnya.

Senada, Bupati Mansel Markus Waran mengatakan pihaknya sudah mendapatkan solusi dari Kementerian LHK terkait pembangunan SPN Mansel yang masih mengalami kendala sampai saat ini. Solusi tersebut adalah adanya dispensasi pembangunan karena faktor prioritas dn keterdesakan kebutuhan.

“Nanti Polda Papua Barat akan menyurati kami dan akan kami tindaklanjuti ke kementerian,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sementara proses pembangunan SPN dilaksanakan, proses administrasi pelepasan lahan juga sedang berjalan. Upaya pembangunan infrastruktur harus juga dipertimbangkan dengan tiga aspek penting yaitu bentang laut, bentang daratan dan sosial kemasyarakatan.

“Yang jelas pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan akan tetap memperhatikan tiga aspek ini,” tutup Waran. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 24 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: