Stok Bapok Aman Jelang Ramadhan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Ketersediaan Bahan Pokok (Bapok) jelang perayaan Hari Raya Keagamaan dipastikan stabil sampai empat bulan ke depan. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam penyediaan bapok terus dilakukan guna mengendalikan harga bapok jelang hari Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Barat, George Yarangga mengatakan jelang bulan puasa yang jatuh pada 13 April 2021. Maka seluruh instansi teknis yang tergabung dalam Satgas Pengendalian Pangan telah melaksanakan koordinasi dan pemantauan terkait persediaan bapok jelang hari raya. Koordinasi jelang hari raya keagamaan dilaksanakan guna mencegah terjadinya lonjakan harga bapok di daerah selama hari raya Ramadhan.

“Rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah dilakukan guna mempersiapkan skema penanganan inflasi jelang hari raya Ramadhan dan akan ditindaklanjuti di 12 kabupaten dan 1 kota,” ujarnya kepada Papua Barat News di Manokwari, Rabu (24/3/2021).

Yarangga menyebutkan, rapat koordinasi pencegahan terjadinya lonjakan harga dilakukan bersama Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Koordinasi secara rutin dilakukan agar terjadinya lonjakan harga di beberapa komiditi menyumbang inflasi seperti cabai dan bawang.

“Koordinasi rutin kita lakukan jelang Ramadhan agar tidak terjadi lonjakan harga karena itu ada tim pemantau harga,” urainya.

Ia menegaskan Bulog mengklaim stok bahan pokok seperti beras, gula dan tepung dalam keadaan tercukupi dan aman selama empat bulan ke depan. Karena itu dia mengingatkan agar pedagang tidak melakukan manipulasi harga jelang hari raya.

“Stok bapok 4 bulan ke depan stabil,” tegas Yarangga.

Koordinasi sebut Yarangga juga dilakukan bersama dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Papua Barat jelang hari raya keagamanaan. Ditambahkannya apabila ditemukan spekulan dan pedagang yang sengaja bermain harga dengan melakukan penimbunan bapok maka proses hukum yang akan ditempuh oleh Dinas kepada para spekukan nakal.

“Spekulan akan ditindak tegas oleh Satgas Pangan Polda  apalagi di tengah kondisi Covid seperti saat ini,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 25 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: