Rekrutmen Siswa SMA Unggulan Tidak Boleh Tebang Pilih

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor meminta Pemprov Papua Barat gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang  rencana pembukaan SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara.

Orgenes menegaskan informasi pembukaan sekolah unggulan harus sampai ke seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Papua Barat, termasuk di wilayah pedalaman seperti di Pegunungan Arfak,  Tambrauw, Maybrat,  Fakfak dan Kaimana.  Selain itu juga,  proses penerimaan siswa baru juga harus dilakukan terbuka dan tidak boleh tebang pilih.

“Kita mengapresiasi rencana pembukaan sekolah unggulan ini, tetapi kita minta agar sosialisasi dilakukan sampai ke pedalaman,” ujarnya kepada awak media di Manokwari,  Selasa 3 Agustus 2021.

Orgenes mengutarakan, sekolah unggulan ini harus memprioritaskan putra-putri asli Papua Barat. Dia berharap pembukaan sekolah unggulan merupakan terobosan untuk mempercepat akselerasi pendidikan di Papua Barat.  Dukungan anggaran harus dialokasikan agar operasional sekolah dapat berjalan.  “Sekolah ini harus mengakomodir anak-anak asli Papua Barat,” urainya.

Dia menambahkan, DPR akan mengawasi proses rekrutmen siswa di SMA Unggulan, agar dapat menjangkau semua anak-anak asli Papua.  Rekrutmen siswa tidak boleh dibatasi hanya untuk kepentingan putra-putri pejabat.

“DPR siap mengawasi proses penerimaan siswa agar semua siswa dari latar belakang apa saja bisa mengakses pendidikan di SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara,” pungkasnya. (PB22)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 4 Agustus 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: