Internet jadi Masalah Utama PJJ

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Tahun ajaran 2020/2021 sudah mulai berjalan kurang lebih satu bulan. Namun sebagian besar sekolah yang ada di pinggiran Manokwari melakukan pembelajar secara luring karena keterbatasan internet. Hanya sekolah-sekolah yang ada di kota yang belajar secara daring.

Plt Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Manokwari Nelles Dowansiba ketika ditemui mengatakan, akses internet menjadi masalah utama dalam PJJ saat ini. Untuk itu ia meminta untuk pemerintah bisa memperbaiki masalah tersebut agar PJJ ini bisa berjalan dengan baik.

“Jaringan internet masih menjadi masalah di hampir semua daerah. Itu yang perlu di benahi saat ini,” jelasnya kepada Papua Barat News, Senin (10/11/2020).

Sementara dikonfirmasi terkait kurikulum darurat yang baru saja diterbitkan Kementrian Pendidikan, kata Neles pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu.

“Soal kurikulum darurat kami akan melihat dulu nanti baru akan disampaikan lebih lanjut,” kata Nelles.

Kurikulum darurat, kata neles memang sangat di butuhkan agar para guru dengan dapat menyusun materi pembelajaran disesuaikan dengan kondisi sekarang. Akan tetapi fasilitas penunjang utama yakni internet tidak maksimal maka guru juga pasti akan kesulitan dalam memberikan materi.

“Kalaupun kurikulum darurat ada tetapi jaringan internet tidak mendukung  maka kesulitan juga,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hampir sebagian besar sekolah-sekolah yang ada di pinggiran kota Manokwari melakukan pembelajaran luar jaringan (luring).

“Sekolah-sekolah di pinggiran ini semua belajar luring, dengan cara pemberian tugas kepada para siswa,” jelasnya.

Saat ini kata Neles, sekolah sekolah diarahkan untuk  menyederhanakan materi-materi sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

“Saat ini sekolah menggunakan kurikulum yang sudah ada , tetapi materinya disederhanakan, baik belajar daring maupun luring,” pungkasnya. (PB23)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: