POLITIK & HUKUM

2018, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Manokwari Meningkat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) merupakan salah satu kecelakaan yang paling sering terjadi. Hal itupun juga terjadi di Kabupaten Manokwari. Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas di Manokwari semester I tahun ini mengalami peningkatan.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi.SIK, MH melalui Kasat Lantas, Iptu Tatak Heru Latif, SH. MH mengatakan, semester pertama tahun 2018, jumlah kasus lakalantas di Manokwari adalah berjumlah 80 kasus.

“Dari 80 kasus itu, jumlah korban meninggal sebanyak 18 orang. Sedangkan korban luka berat sebanyak 41 orang dan luka ringan sebanyak 79 orang. 16 orang diantaranya cedera dalam keadaan dipengaruhi alkohol dan 8 orang meninggal dalam keadaan dipengaruhi alkohol,” ungkap Iptu Tatak kepada Papua Barat News di ruang kerjanya, Rabu (8/8).

Menurut Iptu Tatak, dengan jumlah kasus lakalantas yang mencapai 80 kasus dan korban meninggal yang mencapai belasan itu, hal itu menunjukan bahwa lakalantas 2018 meningkat signifikan.

Dia mengatakan, untuk menekan angka kecelakaan lantas, Polres Manokwari pun terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah melalui sosialisasi safety driving kepada masyarakat, termasuk di sekolah-sekolah dan komunitas.

Ia pun mengatakan, berdasarkan kajian yang telah dilakukan, mayoritas peristiwa kecelakaan di Manokwari disebabkan oleh kelalaian pengemudi kendaraan. Mulai dari tidak mentaati aturan lalu lintas, kurang hati-hati dan berkonsentrasi selama mengemudi, peningktan jumlah sepeda motor, dan karena dipengarui minuman keras.

“Angka lakalantas meningkat, faktor penyebanya terutama pada sumber daya manusianya yang tidak mau mentaati aturan lalu lintas, kurangnya kesadaran berlalulintas serta faktor kelalaian dalam berkendaraan,” ujarnya.

Selain hal-hal itu, kata Tatak, faktor lain yang turut memberi andil terjadinya laka lantas di Manokwari adalah kondisi jalan yang rusak dan faktor fisik kendaraan yang dipakai.

“Selain itu, penyebab lainya adalah karena kendaraan tidak laik jalan, mulai dari persoalan rem hingga komponen lainnya. Oleh karena kami mendorong agar semua pengemudi selalu memastikan kondisi kendaraanya masing-masing,” ujarnya.

Iptu Tatak mencatat ada sejumlah ruas jalan yang menjadi titik rawan terjadinya lakalantas (black spot) di Manokwari adalah Jalan Gunung Salju Manggoapi menuju kampus Unipa, Jalan Trikora Wosi, perempatan lampu merah Makaleuw, dan Jalan Esau Sesa.

“Di titik itu, kami memasang spanduk imbauan dengan tulisan unik dan nyeleneh. Pesan yang disampaikan dalam spanduk itu adalah meminta pengendara untuk berhati-hati saat menjalankan kendaraan. Namun ada oknum yang tak bertanggung jawab yang kemudian melepas spanduk-spanduk itu,” kata Tatak.

Tidak berhenti disitu, kata dia, pihaknya bahkan menggelar swiping dan penilangan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalulintas.

“Namun itu tidak setiap hari dilakukan, karena keterbatasan anggota,” pungkasnya.

Sementara itu, ibu Cipto, salah satu keluarga korban lakalantas kepada Koran ini dia berharap polisi agar terus melakukan sosialisasi serta mengaktifan kembali pos pos lalulintas yang ada untuk mengawasi pengendara dan pengguna jalan raya lainnya.

“Keponakan saya juga kecelakaan belum lama ini, itu terjadi karena kelalaian drinya, tetapi kami berharap agar pos jaga di tepi jalan itu difungsikan kembali. Sehingga bisa mencegah anak-anak yang sering melaju dengan sepeda motor dan suka ngebut-ngebutan di jalan raya,” tandasnya.

Data yang dihimpun Koran ini jumlah pembayaran santunan dari PT Jasa Raharja (Persero) bagi korban lakalantas dari bulan Jaruniari 2018 hingga 8 Agustus 2018 mencapai Rp 5.168.990.714 dengan jumlah rincian, untuk korban meninggal dunia mencapai Rp 2.500.000.000. Sedangkan untuk korban luka-luka mecapai Rp 2.664.276.894, dan biaya penguburan Rp12.000.000, ambulans Rp 1.000.000 serta P3K mencapai Rp9.713. 820. (PB17)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.