InforialPOLITIK & HUKUM

Beri Klarifikasi, Kepala BPJN “Ngaku” Silahturahmi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XVIII Manokwari Papua Barat Mauluddin Said Latar, memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat, Senin (15/2/2021).

Kepala Kejati Papua Barat Wilhemus Lingitubun sast dikonfirmasi Papua Barat News, Selasa (16/2/2021), membenarkan perihal pemeriksaan tersebut. Dikatakannya, pemeriksaan itu mengarah pada klasifikasi terkait pengaduan masyarakat.

“Kepala BPJN itu datang bukan untuk silahturahmi, melainkan karena ada permasalahan. Jadi ada pengaduan masyarakat dari Teluk Bintuni, dan setelah kita klarifikasi ternyata laporan itu tidaklah benar,” ujar Lingitubun.

“Selain mengklarifikasi pengaduan masyarakat, kami juga lakukan klarifikasi seputar konstruksi talud,” katanya lagi.

Selain itu, kata Lingitubun, pihanyaknya juga nanti akan memanggi sejumlah oknum yang berkewenangan dalam proyek pembangunan talud disepanjang Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) hingga Manokwari. “Jadi terkait talud itu, kami butuh klarifikasi langsung dari yang berkewenangan, salah satunya adalah Kepala BPJN XVIII Manokwari,” ujarnya.

Kepala BPJN XVIII Manokwari Mauluddin Said Latar, sebelumnya tertangkap awak media memenuhi panggilan penyidik Kejati Papua Barat untuk memberikan klarfikasi atas sejumlah pengaduan masyarakat yang diterima institusi tersebut.

Namun demikian, Said berdalih bahwa dirinya usai menjalani pemeriksaan. Ia justru mengaku kedatangannya di kantor Kejati hanya sebatas silaturahmi dengan Kepala Kejati Papua Barat beserta jajaran.

“Saya dipanggil karena ada masalah, saya datang hanya untuk bersilaturahmi, itu saja. Kedatangan saya ini tidak ada kaitanya dengan pekerjaan proyek apapun,” ujar Said sambil lalu.

Perku diketahui, bahwa dalam dua pekan belakangan ini, penyidik Kejati Papua Barat gencar melakukan pemeriksaan (klarifikasi) terhadap sejumlah kontraktor hingga instansi teknis pemerintah maupun kementerian. Mayoritas dari mereka yang diperiksa berkaitan dengan proyek konstruksi di Bumi Kasuari. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 17 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.