InforialPOLITIK & HUKUM

Gegana Brimob Papua Barat Tangkap DPO Polres Maros

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Personil Subden satu Gegana Brimob Polda Papua Barat berhasil menangkap Jumardi (51), Minggu (15/11/2020) di Manokwari. Warga Ardipura Jayapura Selatan Provinsi Papua itu merupakan buronan Polres Maros Polda Sulawesi Selatan atas kasus dugaan penggelapan uang nasabah, dalam suatu transaksi jual-beli.

“Tersangka yang kita amankan ini adalah DPO Polres Maros. Kami lakukan penangkapan karena ada permintaan dan sudah mengantongi surat perintah penangkapan dari Reskrim Polres Maros,” kata Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa kepada sejumlah wartawan di Manokwari, Senin (16/11/2020).

Dijelaskannya, berdasarkan adanya permintaan dan Surat Perintah Penangkapan dari Reskrim Polres Maros Polda Sulawesi Selatan, dengan Nomor: SP-Kap/73/Res.1.11/XI/2020/Reskrim. Ia memerintahkan anggotanya untuk segera mencegat tersangka yang kala itu sedang dalam perjalan ke Manokwari dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Namun, Brigpol Rhandy yang mendapat tugas penangkapan, sempat kecolongan karena tersangka ternyata sudah lebih dulu tiba di Bandara Rendani Manokwari. Seakan hilang jejak, anggota Brimob Subden satu Gegana itu terus mencoba menghubungi nomor handphone tersangka, dengan berpura-pura menjadi pembeli kendaraan.

Beruntung karena tersangka menjawab telepon dan mulai meladeni pembicaraan tersebut. Singkat cerita, pelacakan keberadaan tersangka akhirnya membuahkan hasil, tersangka diringkus saat sedang melahap makan siangnya di salah satu rumah makan Jalan Yos Sudarso Sanggeng.

“Sempat kehilangan jejak karena ternyata pesawat yang ditumpangi tersangka sudah mendarat lebih dulu. Saya kemudian berpura-pura jadi pembeli, saya menelepon dan mengajaknya berbicara,” ujar Brigpol Rhandy.

“Dalam obrolan itu akhirnya saya tahu keberadaan tersangka. Setelah dipastikan benar itu tersangka, langsung saya amankan,” katanya lagi.

Sementara ini, tersangka diamankan di Mako Brimob sembari menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polres Maros. Sedikitnya, ada dua anggota Reskrim Polres Maros yang telah berada di Manokwari dan bersiap untuk mengeksekusi tersangka kembali ke Makassar.

Dalam kasus ini, tersangka berperan sebagai calo penjual Truck saat menipu korbannya. Harga yang ditawarkan untuk satu unitnya, senilai Rp250 juta. Korban telah mentransfer uang muka sebanyak Rp50 juta, namun mobil yang dijanjikan tak kunjung tiba. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 17 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.