InforialPOLITIK & HUKUM

Jaksa Penuntut Resmi Daftarkan Banding Apolos

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Jaksa Penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat resmi mendaftarkan upaya hukum banding putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri Manokwari terhadap Agung Wutoi alias Apolos, terdakwa narkoba jenis ganja ke Pengadilan Tinggi Jayapura Papua.

“Banding sudah saya daftarkan sejak lima hari pasca putusan Majelis hakim. Kami ajukan banding karena vonis tidak mencerminkan rasa keadilan, dan seharusnya vonis tidak boleh kurang dari 2/3 ancaman hukuman,” kata Kepala Seksi Narkotika Kejati Papua Barat Joice kepada Papua Barat News di Manokwari, Selasa (9/12/2020).

Dijelaskannya, berdasarkan ketentuan Perundangan-undangan, maksimum pidana yang dijatuhkan ialah jumlah maksimum pidana yang diancam terhadap perbuatan itu, tetapi boleh lebih dari maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga.

“Kami punya pertimbangan tersendiri hingga menuntut terdakwa 8 tahun penjara, dan itu akan kami tuangkan dalam memory banding,” ujar Joice. “Mereka (terdakwa) punya hak untuk menjawab atau menanggapi banding kami, dengan kontra memori banding. Apapun putusan dari banding nanti, kami akan tetap laksanakan,” katanya lagi.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut menyatakan terdakwa Apolos melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman 8 tahun penjara denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Namun, Majelis hakim dalam putusannya menyatakan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1), dengan hukuman 18 bulan penjara.

Hal-hal yang memberatkan bagi Apolos, ialah tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba. Sementara hal-hal yang meringankan, ialah terdakwa bersikap sopan selama persidangan, mengakui semua perbuatan, dan usianya yang masih muda serta belum pernah dipidana sebelumnya.

Apolos merupakan terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti berupa ganja seberat 4 Gram dan uang tunai sebanyak Rp500 ribu. Ia ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse dan Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Papua Barat pada pertengahan tahun 2020 di halaman parkir salah satu hotel di Jln. Yos Sudarso Manokwari. (PB13)

**Berita ini  Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Kamis 10 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.