POLITIK & HUKUM

Kajari Manokwari Sebut Tidak Ada SP3

MANOKWARI, papuabaratnews.co  – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari Damly Rowelcis menegaskan, bahwa sejumlah perkara Pidana Khusus (Pidsus) maupun Pidana Umum (Pidum) yang ditangani oleh lembaganya sejak tahun 2019 hingga 2020, tidak ada yang dihentikan. Semua perkara secara keseluruhan, masih dalam proses (lanjut) di 2021.

“Tidak ada yang namanya dihentikan. Apalagi kami (saya) tidak pernah menerima langsung Surat Penghentian Penyidikan dan Penuntutan (SP3) dari Kepolisian. Jadi semua kasus prosesnya masih berjalan,” kata Damly Rowelcis saat dikonfirmasi Papua Barat News, belum lama ini.

Dijelaskannya, pihaknya justru telah mendapat atensi dari Kejaksaan Agung (Kejagung) agar seluruh perkara Pidsus, Pidum maupun Datun dapat diselesaikan dalam tahun ini, sehingg mendapat kepastian hukum.

Menurutnya, perintah itu menegaskan agar jajaran Kejaksaan tidak lagi menunggak penanganan perkara tahun-tahun sebelumnya. Namun, seluruh perkara yang telah memenuhi syarat formil dan materil wajib mendapat kepastian hukum. Setiap perkara yang tidak dapat dilanjutkan, harus melalui prosedur, yakni diterbitkannya SP3.

“Jika ada perkara yang tidak dapat diteruskan, harus dibeberkan latar alasannya, kurangnya alat bukti atau apa?. Dengan begitu akan sah melalui penerbitan SP3, sehingga ada transparansi pelayanan hukum di mata publik,” ujar Rowelcis. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 18 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.