InforialPOLITIK & HUKUM

Karo Ops Polda Papua Barat: Pola Pengamanan TPS Sesuai Kategori

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Daerah Papua Barat berupaya agar pelaksanaan Pilkada di sembilan kabupaten di wilayah setempat, berjalan aman dan tertib. Berbagai skenario pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya konflik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah dipersiapkan secara matang.

Ada 1.879 TPS tersebar di sembilan kabupaten yang menggelar Pilkada, pada Rabu (9/12/2020), akan dijaga ketat oleh 3.063 personil Polri.

Kepala Operasional (Karo Ops) Polda Papua Barat Kombes Pol Tri Admojo menjelaskan, pola pengamanan TPS terbagi dalam kategori TPS aman, TPS rawan, TPS sangat rawan serta TPS rawan khusus.

“Rawan khusus ini berbeda dengan TPS khusus dari KPU. Ini hanya pola pengamanan yang dilaksanakan Polri,” kata dia kepada awak media di Manokwari, Selasa pagi (8/12/2020).

Ia menerangkan dari 1.879 TPS terdapat 1.822 TPS yang dikategorikan rawan, TPS sangat rawan ada 56 dan TPS rawan khusus hanya 1 TPS. Penetapan kategori TPS ini berdasarkan kondisi geografis serta situasi keamanan dari sembilan kabupaten di Papua Barat. Sehingga, tidak ada TPS kategori aman.

“Kalau TPS aman artinya ada 1 TPS yang tidak dijaga oleh Pori, dan kita tidak mau ambil resiko. Polri tidak mau underestimate (meremehkan,red),” kata Tri menambahkan.

Untuk TPS aman, sambung dia, terdapat 2 personil Polri dibantu 10 anggota Linmas mengamankan 5 TPS sekaligus. Selanjutnya pola pengamanan di TPS rawan terdapat 1 personil Polri dibantu 2 anggota Linmas mengamankan 1 TPS. Dan, untuk TPS berkategori sangat rawan 1 TPS dijaga oleh 2 personil Polri dibantu anggota Linmas 2 orang.

“Kategori rawan khusus itu bisa saja dalam 1 TPS ada 1 regu, karena alasan keamanan,” ucap Tri Admojo.

Ia melanjutkan TPS rawan khusus adalah TPS yang hanya dapat dijangkau menggunakan transportasi udara dan belum terkoneksi dengan jaringan internet. TPS tersebut berada di Kabupaten Teluk Bintuni. Jumlah personil Polri yang ditugaskan ke TPS ini ada 4 orang.

Perlu diketahui bahwa sembilan kabupaten yang menggelar Pilkada serentak 2020 di Provinsi Papua Barat adalah Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, Sorong Selatan, Fafkfak, Raja Ampat, Teluk Wondama dan Kaimana.

 

H-5 sudah digeser

Kombes Tri Admojo menuturkan berdasarkan laporan dari Kapolres Teluk Wondama AKBP Yohanes Agustiandaru, ada 1 TPS yang ditempuh dengan berjalan kaki selama 2 hari. Sehingga pergeseran personil Polri dilakukan sejak H-5 bersamaan dengan pendistribusian surat suara ke TPS.

Pergeseran pasukan pengamanan Pilkada ke TPS terus dilakukan hingga H-1, khususnya personil Polri yang mendapat tugas pengamanan di sekitar kawasan kota.

“Dan H-4 itu di Kaimana juga sudah ada yang bergerak ke TPS,” pungkas Tri Admojo.(PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.