Nelayan yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Steven Fonataba (70) seorang nelayan di Kabupaten Manokwari yang dilaporkan hilang, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR dalam operasi pencarian hari kedua, Minggu (13/12/2020), sekitar pukul 08.51 WIT.

Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di dalam loang boat pada koordinat 0°45’41″S/134°13’7″E.

“Jenazah korban langsung dievakuasi menuju RSUD Manokwari dan diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Manokwari George Leo Mercy Randang, melalui keterangan resmi, Minggu malam.

Ia menuturkan, operasi pencarian korban di hari kedua dimulai sejak pukul 06.30 WIT.

Jumlah personil SAR yang terlibat sejak operasi hari pertama sebanyak 10 personil Basarnas, 1 personil TNI AL, dan 3 anggota Polairud Polres Manokwari.

“Ada keluarga korban juga ikut dalam operasi, mereka ada 5 orang,” kata dia.

Operasi dibagi dalam dua regu. Untuk regu pertama berangkat mengunakan Rescue Car menuju dermaga Fasharkan dan dilanjutkan mengunakan RIB menuju Lokasi sembari melaksanakan penyisiran sesuai SAR map prediction. Sedangkan regu kedua menggunakan truck melalui jalur darat menuju Pantai Amban dilanjutkan dengan pencarian korban menggunakan perahu karet serta menyisir tepian pantai arah utara.

George menjelaskan korban dilaporkan pergi memancing di perairan Pulau Kaki Amban menggunakan long boat sejak Jumat (11/12/2020) sekitar pukul 08.00 WIT. Hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali ke rumah. Sehingga, salah satu kerabat korban melaporkan peristiwa tersebut ke Basarnas Manokwari.

“Info kami terima dari Ibu Dwi hari Sabtu (12/12/2020), sekitar pukul 11.50 WIT. Dan, 15 menit kemudian aksi pencarian hari pertama dimulai,” ujar George.

“Dari laporan, korban juga mengidap sakit jantung,” kata dia lagi.

Sebagai informasi, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR pada hari pertama tidak membuahkan hasil. Sehingga, dilanjutkan pada hari kedua. Setelah korban ditemukan, operasi SAR pun ditutup dan seluruh unsur eksternal yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 14 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: