InforialPOLITIK & HUKUM

Pokja 5 TPBJK Bidang Cipta Karya Dilaporkan

MANOKWARI, PB News –  Pokja pemilihan 5 tim pengadaan barang/jasa khusus (TPBJK) Bidang Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dilaporkan ke Polda Papua Barat, pada Senin (30/8/2021).

Laporan tersebut berkaitan dengan tender untuk pekerjaan konstruksi pembangunan pasar sentral di Kabupaten Fakfak.

Rustam SH mengatakan, laporan yang dibuat mengatasnamakan dua kliennya yaitu KSO PT Relis Sapinda Utama dan PT Pulau Biru Abadi.

“Atas penyimpangan dalam penetapan pemenang tender pekerjaan pembangunan Pasar Thumburuni Fakfak tahun 2021,” ujar Rustam kepada awak media, Selasa (31/8/2021).

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan tender kliennya sebagai peserta lelang dinyatakan gugur administrasi. Alasan, surat perjanjian KSO yang merupakan dokumen penawaran hanya disampaikan pada isian kualifikasi yang menurut pokja semestinya disampaikan pada dokumen penawaran yang terenskripsi.

“Faktanya dokumen penawaran tidak pernah disediakan file dokumen penawaran KSO dalam sistem aplikasi SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) oleh Pokja,” bebernya.

Ia melanjutkan, hasil evaluasi pada tender tersebut telah menetapkan PT Putra Jaya Andalan sebagai pemenang tender dengan penawaran sekira Rp104 miliar. Hal ini menunjukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum, sebab Pokja diduga sengaja menyusun serta membuat dokumen pemilihan tender yang mencantumkan salah satu persyaratan bagi peserta tender untuk mengunggah.

“Kenyataanya, sistem aplikasi SPSE tidak menyediakan file sesuai syarat yang diatur dalam dokumen pemilihan tender sebagai dasar atau pedoman,” tegas Rustam

Pokja juga, kata Rustam,  tidak pernah mencantumkan poin-poin dalam dokumen tender apabila ada persyaratan bagi peserta tender yang diatur dalam dokumen pemilihan tender. Selain itu, tidak menginformasikan langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh peserta tender untuk mengunggah dokumen tersebut.

“Modus atau pola yang dilakukan sesuai fakta-fakta di atas, patut diduga adalah dengan tujuan mengamankan pesanan titipan untuk memenangkan peserta tender tertentu,” pungkas Rustam.(PB15)

**Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News edisi Rabu 1 September 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.