InforialPOLITIK & HUKUM

Polda Musnahkan Barang Bukti Ganja Ratusan Gram

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Daerah Papua Barat melakukan pemusnahan terhadap ratusan barang bukti narkotika jenis ganja di Mapolda, pada Jumat sore (11/12/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penangkapan tersangka S yang dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba beberapa pekan lalu, di Pelabuhan Marampa Manokwari.

Total barang bukti ganja yang diamankan dari tersangka ada 42 paketan dengan berat 404,5 gram.

“Proses pemusnahan akan kita lakukan dengan cara dibakar di dalam tong,” ujar Adam Erwindi.

Adam menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti itu berdasarkan surat ketetapan Kajari Nomor  B2248/R210/NNZ1-12-2020, jumlah barang bukti ganja yang dimusnahkan adalah 40 paket dengan berat 383,7 gram.

“Dua paket disisihkan untuk uji laboratorium dan barang bukti persidangan. Berkas tersangka sudah SPDP,” jelas Kabid Humas.

Kepala Seksi Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya Kejaksaan Tinggi Papua Joice Mariai menambahkan aturan perundang-undangan menyatakan setelah tujuh hari penangkapan maka barang bukti narkotika harus segera dimusnahkan. “Itu amanah undang-undang,” ucap dia.

Proses pemusnahan barang bukti tersebut turut disaksikan oleh tim dari Kejati Papua Barat beserta Penasihat Hukum tersangka, Irwasda dan Bid Propam. Usai pemusnahan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan.

Diberitakan media ini sebelumnya, Tim Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Papua Barat akhirnya berhasil S yang merupakan bandar narkotika jenis ganja, Jumat (27/11/2020).

Adam Erwindi mengatakan, tersangka awalnya ditangkap di Pelabuhan Marampa, Jumat tengah malam, namun melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas. Tersangka kabur ke Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan menggunakan mobil dalam kondisi tangan terborgol. Upaya itu pun berhasil digagalkan Polisi pada Sabtu dini hari.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, bahwa tersangka mendapatkan kiriman paket narkotika golongan 1 jenis ganja dari temannya berinisial VB. Ganja yang dikirim dari Jayapura Papua menggunakan jalur laut, rencananya akan diperdagangkan di Manokwari. Harga satu paketan ganja dipatok sekitar Rp1 juta.

“VB sementara masih buron, sudah kita tetapkan sebagai DPO (Daftar pencarian orang),” kata Erwindi.

Tersangka S adalah ASN yang telah lama menjadi target operasi (TO) jajaran Direktorat Narkoba Polda Papua Barat. S terkenal licik dan cerdik, sehingga Polisi cukul mengalami kesulitan untuk mengungkap peredaran ganja jaringan S.

“Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat membekuk S beserta barang bukti,” ujar Erwindi.

Atas perbuatannya, S disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, hukuman mati dan/atau penjara seumur hidup. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 14 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.