Polda Papua Barat Gelar Operasi Mansinam 14 Hari

MANOKWARI, papuabaratnews.coKepolisian memastikan Operasi Keselamatan Mansinam tahun 2021 akan diselenggarakan selama 14 hari secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi tersebut dimulai pada 12 sampai 25 April 2001.

Operasi keselamatan sesuai kalender Polri rutin dilakukan setiap tahun. Polri akan bertindak persuasif dan humanis, terhadap pelanggaran lalu lintas serta pelanggar protokol kesehatan.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Patrige R Renwarin mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, maka Polri khususnya Lalu Lintas diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban serta kelancaran berlalu lintas (Kamseltiblancar), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

“Tugas dan tanggung jawab tersebut merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani sendiri oleh Polantas, sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar,” ujar Wakapolda saat memimpin apel gelar pasukan di Mapolda Papua Barat, Senin (12/4/2021), pukul 09.00 wit.s

Ia menjelaskan, permasalahan di bidang lalu lintas berkembang cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari bertambahnya penduduk dan kendaraan bermotor yang diperlukan sebagai sarana transportasi dan mobilitas dalam keseharian. Polisi Lalu Lintas, sambung Wakapolda, terus berupaya melaksanakan program prioritas Kapolri 2021-2024 yang disebut PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan).

“Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengatasi segala dampak yang timbul dari modernisasi tersebut,” tutur dia.

Wakapolda menegaskan, selama pelaksanaan operasi seluruh personil harus mematuhi protokol kesehatan,  prioritaskan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada, kemudian hindari pungli dan tindakan yang menjadi trigger ketidakpercayaan masyarakat kepada Polri.

“Lakukan tugas operasi keselamatan secara profesional dengan persuasif humanis, sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat,” tegas dia.

Terpisah, Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Raydian Kokrosoni menjelaskan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya. Sehingga, kegiatan operasi berjalan dengan optimal sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

“Bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat yang difokuskan pada Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Dirlantas.

Ia melanjutkan, keberhasilan Operasi Keselamatan akan mendukung pelaksanaan kesiapan Idul Fitri dan menekan penyebaran virus korona di Papua Barat.

Raydian berharap agar masyarakat dapat memprioritaskan pemasangan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Sebab, penggunaan TNKB ini akan mempermudah identifikasi kendaraan oleh pihak kepolisian.

Sasaran

Pelaksanaan operasi menyasar pelanggaran yang dapat menyebabkan terjadinya fatalitas korban. Seperti, pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi yang melebihi batas kecepatan, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan handphone saat berkendara, kendaraan yang menggunakan lampu strobo rotator dan sirine yang tidak sesuai peruntukannya.

Wakapolda Papua Barat menuturkan, penanganan pelanggaran dilakukan secara persuasif dengan memberi teguran. Selain teguran, sosialisasi dan edukasi secara masif tentang disiplin dalam berlalu lintas juga harus dilakukan.

“Supaya dapat meminimalisir fasilitas-fasilitas lakalantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Brigjen Patrige Renwarin.

Sebagai informasi, peserta apel gelar pasukan terdiri dari satu SST Pomdam XVIII Kasuari tanpa senjata, satu SST Ditsabhara Polda Papua Barat tanpa senjata, dua SSK staf gabungan Polda Papua Barat,  satu SST Ditlantas Polda PB, satu SST Dishub Provinsi Papua Barat dan satu SST Jasaraharja Manokwari.(RLS/PB15)

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 13 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: