InforialPOLITIK & HUKUM

Rilis Akhir Tahun Polda Papua Barat, Kejahatan Meningkat di 2020

MANOKWARI, PB News – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing mengatakan, indeks kejahatan dan gangguan Kamtibmas untuk tujuh kasus kejahatan menonjol diwilayah yuridiksi Polda Papua Barat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Jika pada 2019 berada pada angka 3.818, tahun ini mencapai 4.156 kasus.
“Ada tujuh kasus menonjol, seperti Curat, Curas, Curanmor, Curi biasa, Aniaya biasa, pembunuhan dan pengeroyokan. Ada satu yang mengalami peningkatan signifikan, yaitu kasus Curanmor. Dari 451 kasus pada 2019, tahun ini menjadi 593 kasus atau bertambah 31%,” kata Tornagogo dalam rilis akhir tahun di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, belum lama ini.
Dijelaskannya, berdasarkan analisa data Polda Papua Barat mencatat, sepanjang tahun 2020, kasus Curat mencapai angka 345 kejahatan, Curanmor 593 kasus, Curas 177 kasus, Curi biasa 286 kasus, Aniaya biasa 627 kasus, Pembunuhan 10 kasus, dan pengeroyokan sebanyak 321 kasus.
Selain itu, kasus Lakalantas yang terjadi selama tahun 2020 pun mengalami peningkatan, dari angka 348 kasus pada 2019 menjadi 427 kasus atau terjadi penambahan 23%. Meski begitu, menurut Tornagogo, kerugian materil, korban jiwa dan korban luka-luka mengalami penurunan secara signifikan.
“Tahun ini kasus Lakalantas ada sebanyak 427 kasus, meninggal dunia 102 kasus, luka berat 144 kasus dan luka ringan 343 kasus. Untuk kerugian materil mencapai nilai Rp1.904.573.000, ada penurunan sebanyak 52% dibanding tahun sebelumnya dengan kerugian materil mencapai nilai Rp3.986.900.000,” kata Tornagogo.
Sementara, untuk kasus tindak pidana korupsi, jajaran Polda Papua Barat berhasil menyelamatkan kerugian keuangan atau perekonomian negara sebanyak Rp1.159.197.461.00 dari 28 kasus korupsi, dengan total kerugian negara sebanyak Rp22.738.245.170.82.
Selain itu, Tornagogo mengungkap, bahwa jajaran Polda Papua Barat juga berhasil memutus rantai peredaran gelap Narkoba sepanjang 2020. Total Narkoba jenis Sabu yang berhasil diamankan seberat 878.62 gram, Ganja 7.836.21 gram. Sedangkan, untuk Minuman Keras alias Miras, terdiri dari 2.016 botol Vodka, Wiski 24 botol, Bir bintang 120 kaleng.
“Bukan hanya itu, kita juga berhasil amankan miras lokal sebanyak 488 liter, dan bahan baku miras Cap Tikus sebanyak 800 liter. Semuanya telah dimusnahkan, termasuk Narkoba. Tersisa hanya sampel, masih disimpan sebagai barang bukti di persidangan,” kata Tornagogo.
Dalam setiap penanganan kasus, menurut Tornagogo, pihaknya terus berupaya secara maksimal menekan dan meminimalisasir jumlah kriminalitas dengan berbagai langkah preventif, seperti patroli ke daerah rawan kejahatan dan melakukan tindakan tegas terukur.
Selain Kapolda, hadir juga Wakapolda Papua Barat Brigadir Jenderal Patrige Renwarin, Biro OPS Kombes Triatmojo, Irwasda Kombes Agus Budi Aryanto, dan Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi, serta sejumlah para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat dalam acara tersebut.(PB13)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.