POLITIK & HUKUM

Sekda Dianiaya, Bupati Mansel Naik Pitam

MANSEL, PB News – Bupati Kabupaten Manokwari Selatan Markus Waran dibuat geram dengan tindakan penganiayaan yang dialami oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Hengky Tewu.
Bahkan, orang nomor satu di kabupaten berjuluk Segitiga Emas tersebut akan segera mengeluarkan dua pelaku penganiayaan dari daftar tenaga honorer Mansel.
“Honorer yang pukul langsung dikeluarkan. Tidak ada cerita,” tutur Waran saat dikonfirmasi Papua Barat News , Kamis malam (4/2/2021).
“Dia putra daerah atau siapapun tetap dikeluarkan. Tidak tahu diri. Mau dia anak Arfak atau apa, tetap kita keluarkan,” ucap dia menambahkan.
Ia melanjutkan, insinden yang terjadi di Kompleks Kantor Bupati Mansel pada Kamis (4/2/2021), sekira pukul 15.00 WIT merupakan tindak tidak terpuji dari dua tenaga honorer.
Dengan demikan, kedua honorer tersebut harus dihukum sesuai peraturan yang berlaku.
“Usut tuntas proses hukum. Proses hukum sampai masuk penjara, dan dikeluarkan dari daftar tenaga honorer. Nanti mungkin kalau saya sudah tidak bupati, baru bisa masuk kerja lagi. Selama ada saya, tidak ada. Cari tempat lain untuk dia kerja,” tegas Waran.
Sebelumnya, Sekda Mansel Hengky Tewu yang berniat melerai pertengkaran antara staf Bappeda berinisial YP dengan dua tenaga honorer BPKAD yakni YA dan YH, justru menerima bogem mentah.(PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.