InforialPOLITIK & HUKUM

Selama 2020, Kejari Manokwari Tangani 316 Perkara Pidum

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari menangani 316 perkara pidana Umum sepanjang tahun 2020. Sebagian besar perkara tersebut sudah dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari, dan sebagian lagi sementara dalam proses penuntutan.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Manokwari Robertho Sohilait, jumlah tersebut berdasarkan hitungan selama hampir setahun, sejak Januari hingga 17 Desember 2020. Perkara yang ditangani pun bervariatif, mulai dari pencurian hingga kasus penyalahgunaan narkotika.

“Bervariatif ya, termasuk penyalah gunaan narkotika, tetapi kebanyakannya itu kasus penganiayaan atau kekerasan, pencurian dan perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), itu termasuk perlindungan anak, seperti pencabulan atau pemerkosaan anak dibawah umur,” katanya di Manokwari, Kamis (17/12/2020).

Dijelaskannya, dari jumlah tersebut, 119 perkara sudah mendapat putusan atau vonis majelis hakim atau dengan kata lain sudah berkekuatan hukum tetap (incrah), sedangkan 126 perkara sementara masuk tahap penuntutan dan putusan. Sedangkan, sisanya sementara dalam proses pemberkasan.

Dari jumlah kasus tersebut, menurut Sohilait, ada satu yang sempat menyita perhatian publik, yakni kasus pembunuhan berencana terhadap korban Sumiaty Simanullang. Hingga kini,  penanganan kasus itu masih berada di penyidik Kepolisian Resor Manokwari.

“Kasus pembunuhan berencana itu masih berada ditangan penyidik Polres Manokwari. Mereka sudah sempat pelimpahan tahap 1, tetapi kami kembalikan berkasnya (P-19) karena masih ada beberapa hal substansial yang harus dilengkapi,” kata Sohilait.

Disisi lain, untuk perkara tindak pidana korupsi, Kejari Manokwari sedang menangani dua perkara, yakni dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah keagamaan pada Kesbangpol Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan penyelewengan anggaran pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Susweni Kabupaten Manokwari.

“Kasus itu sementara dalam proses, pasti dituntaskan. Untuk Huntara, kita masih menunggu audit kerugian negara. Kalau untuk kasus Kesbangpol Mansel, kita sudah atur strategi, tunggu saja tanggal mainnya,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Manokwari I Made Pasek Budiawan. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 18 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.