Unit PPA Polres Manokwari Catat 29 Kasus Kekerasan

MANOKWARI – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian (Polres) Manokwari, melaporkan, sejak Januari hingga Maret 2022 ada 29 kasus kekerasan yang sedang ditangani.

Meliputi, 15 kasus penganiayaan, 5 kasus kekerasan terhadap anak, 3 kasus pengeroyokan, 3 kasus pencabulan, 2 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan 1 kasus pencurian.

“Yang sudah P21 ada 4 kasus yakni 2 kasus pencabulan, perlindungan anak 1 kasus dan 1 kasus lagi itu soal KDRT,” ujar Kasat Reskrim melalui Kanit PPA IPDA Deviaryanti saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/3/2022).

Selain itu, sambung dia, ada dua kasus yang diselesaikan secara damai atau restorasi justice. Salah satunya adalah kasus kekerasan terhadap anak, lantaran buktinya kurang. “9 kasus lainnya yang masih dalam proses penanganan,” jelas Devi.

Ia melanjutkan, polisi masih melakukan pencarian terhadap satu tersangka kasus pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri (inses). Peristiwa ini telah terjadi berulang kali, terhitung sejak tahun 2019 lalu.

“Ada juga ayah tiri hamili anak tiri, dan sekarang anak tirinya hamil delapan bulan,” ujarnya.

Ia menerangkan, penanganan trauma terhadap korban kekerasan dikoordinasikan dengan instansi teknis Pemerintah Kabupaten Manokwari.

“Kalau trauma healing kita serahkan ke dinas terkait. Karena mereka lebih berkompeten,” pungkas dia. (PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: