Warga Minta Polisi Tangkap Penyelenggara Pemilu Yang Curang

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Puluhan warga Sanggeng Manokwari melakukan aksi blokade jalan dengan membakar ban di Jalan  Yos Sudarso Sanggeng, Distrik Manokwari Barat, Rabu (15/5/2019).

Warga menuntut aparat penegak hukum untuk menangkap dan memeriksa penyelenggara pemilu yang bertindak curang dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

“Kami minta aparat kepolisian menangkap oknum KPU, Bawaslu Manokwari, dan PPD Distrik Manokwari Barat yang telah melakukan kejahatan politik dalam pemilu,” kata salah warga Ariel  Werimon kepada awak media, Rabu (15/5/2019).

Hal senada juga disampaikan aktivis HAM dan Demokrasi, Markus Yenu. Dia mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap dan memproses secara hokum oknum petugas penyelenggara Pemilu yang berlaku curang dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

Markus Yenu menyebut ada indikasi dugaan keterlibatan pejabat daerah dan oknum penyelenggara pemilu yang terbukti melakukan kecurangan dalam proses penghitungan suara.

“Ada indikasi kuat telah terjadi kecurangan yang dilakukan pihak penyelenggara pemilu. Ini merupakan kejahatan dalam pemilu,” ungkap Yenu.

Pantaun Koran ini, akibat aksi blokade jalan itu arus lalu lintas di ruas jalan itu sempat terganggu.

Digerebek Salin Formulir DA1

Sementara itu, sejumlah Caleg DPRD Manokwari menggrebek aktivitas penyalinan formulir DA1 yang dilakukan empat oknum anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Manokwari Barat, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 16.30 WIT.

Caleg DPRD Manokwari Dapil 1 dari PKPI, Trisep Kambuaya mengatakan, salinan manual itu dilakukan sebelum pleno tingkat PPD. Kalau masih ada di saat seperti saat ini, kala pleno di tingkat KPU Provinsi sudah jalan, maka ini patut dicek secara detail.

“Ada indikasi tindak pidana pemilu yang dilakukan oknum PPD,” ungkapnya.

Gakkumdu yang menerima laporan peristiwa itu lalu mendatangi kantor Distrik Manokwari Barat. Mereka masuk dalam ruang penyalinan dan memeriksa sejumlah formuir DA1 yang terpapar di atas meja. Mereka lalu mensterilkan ruangan tersebut.

Kapolres Manokwari melalui Kasat Reskrim AKP Musa Jedi Permana mengatakan akan membuat berita acara penyerahan, dan menyerahkan temuan itu ke Bawaslu Kabupaten Manokwari.

Bawaslu kini dalam perjalanan menuju kantor Distrik Manokwari Barat. Hingga berita ini dirilis, Bawaslu Kabupaten Manokwari belum tiba di kantor Distrik. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: