Kepala Kampung Dituntut Paham Tata Kelola Pemerintahan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala Distrik Warmare, Aswandi mengatakan, sebelum pelaksanaan pemilihan kepala kampung (pilkam), para calon kandidat kepala kampung wajib melaksanakan debat kandidat. Tujuannya adalah agar calon kepala kampung ini mengetahui regulasi dan tata kelola pemerintahan.

“Saat ini dibutuhkan pemimpin yang benar-benar mengetahui bagaimana memimpin kampung kedepan,” ujarnya kepada awak media, Kamis 10 Juni 2021.

Aswandi menjelaskan, dengan banyaknya dana yang turun ke kampung, sehingga para kepala kampung dituntut harus paham regulasi tentang tata kelola pemerintahan kampung.

“Harapan terakhir kita adalah bagaimana dengan segala program yang mereka tawarkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di kampung,” harapnya.

Disebutkan Aswandi, sebanyak 23 kampung di distrik Warmare akan melaksanakan Pilkam serentak. Adapum tahapannya telah sampai pada penetapan calon dan pencetakan surat suara.

“Tahapan yang tengah didorong saaat ini yakni penyampaian visi misi dan debat kandidat yang dimulai dari Kampung Meniy,” sebutnya.

Sementara, (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Jeffry Sahuburua berharap semua kampung, khususnya kampung lokal yang akan melaksanakan pilkam agar dapat melaksanakan hal serupa (debat kandidat,red).

Apabila terpilih, kata dia, yang bersangkutan harus bekerja melayani masyarakat dengan hati, dan pelaksanaan pembangunan di kampung harus berjalan sesuai dengan aturan main yang ada.

“Mereka benar-benar bersaing untuk menjadi kepala kampung sesuai aturan main yang ada,” pungkas Jeffry. (PB19)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 11 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: